SARIAWAN (STOMATITIS)

Penyebab Stomatitis (sariawan)
§ Keadaan gigi pasien,
karena higiene gigi yang
buruk sering dapat menjadipenyebab timbulnya sariawan yang berulang.
§ Luka tergigit, bisa terjadi karena bekas dari tergigit itu
bisa menimbulkan ulser sehingga dapat mengakibatkan stomatitis aphtosac.
§ Mengkonsumsi air dingin atau air panas.
§ Alergi, bisa terjadi karena kenaikan kadar IgE dan
keterkaitan antara beberapajenis makanan dan timbulnya ulser.
§ Faktor herediter bisa terjadi, misalnya kesamaan yang
tinggi pada anak kembar,dan pada anak-anak yang kedua orangtuanya menderita stomatitis
aphtosa .
§ Faktor psikologis (stress) .
§ Gangguan hormonal (seperti sebelum atau sesudah
menstruasii. Pada penderita yang sering merokok) .
§ Pada penggunaan obat kumur yang mengandung bahan-bahan
pengering (missal :alkohol) harus dihindari) .
§ Kekurangan vitamin C, vitamin B dan Zat Besi
Tanda - tanda Stomatitis
1. Tidak mau makan / minum
2. Ada bercak putih pada lidah
3. Ada bercak putih pada langit-langit
4. Ada bercak putih pada pipi bagian dalam
5. Timbul luka (ulserasi)
6. Nyeri
Cara Mengatasinya
Dalam mengatasi sariawan ini, dapat
menggunakan beberapa jenis obat, baik dalam bentuk salep (yang mengandung
antibiotika dan penghilang rasa sakit), obat tetes, maupun obat kumur. Jika
sariawan sudah terlalu parah, bisa digunakan antibiotika dan obat penurun panas
(bila sudah kronis disertai dengan demam).
Jenis Obat Untuk Stomatitis
Ada beberapa jenis obat yang
dikenal di masyarakat dan bisa membantu meredakan keluhan akibat sariawan. Ada
jenis obat berbentuk salep dengan kandungan kortikosteroid yang dioleskan pada
luka sariawan. Ada juga obat tetes yang digunakan untuk meredakan sariawan ini
dengan gentien violet, perak nitrat, atau obat kumur yang dapat membantu
mengurangi rasa sakit pada penderita sariawan. Dan juga pemberian vitamin C
atau zat besi dalam dosis tinggi pada penderita sariawan yang kekurangan
zat-zat tersebut sering dapat menolong.
No comments:
Post a Comment