Monday, February 22, 2016

AYO IMUNISASI . . .


IMUNISASI




Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang telah berhasil menurunkan morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) penyakit infeksi pada bayi dan anak. (Hidayat, 2005). Tujuan imunisasi untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seeorang dan menghilangkan penyakit tertentu pada sekelompok masyarakat atau populasi atau bahkan menghilngkan penyakit tertentu dari dunia seperti pada imunisasi cacarvariola. Keadaan yang terakhir lebih mungkin terjadi pada jenis penyakit yang hanyadapat ditularkan melalui manusia, seperti misalnya penyakit difteria.

Di Indonesia terdapat jenis-jenis imunisasi yang di wajibkan oleh pemeritah dan WHO : BCG, Hepatitis B, DPT, Polio, dan Campak.
1.    Imunisasi BCG adalah imunisasi yang diberikan untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit tuberculosis (TBC), yaitu penyakit paru-paru yang sangat menular yang dilakukan sekali pada bayi sekali pada bayi usia 0-11 bulan.
2.    Imunisasi hepatis B, adalah imunisasi yang diberikan untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit hepatitis B yaitu penyakit yang dapat merusak hati, yang diberikan 3 kali pada bayi usia 1-11 bulan, dengan interval minimal 4 minggu cakupan imunisasi lengkap pada anak, yang merupakan gabungan dari tiap jenis imunisasi yang didapatkan oleh seorang anak. Sejak tahun 2004 hepatitis-B disatukan dengan pemberian DPT menjadi DPT-HB. (Proverati 2010).
3.    Imunisasi DPT yaitu merupakan imunisasi dengan memberikan vaksin mengandung racun kuman yang telah dihilangkan racunnya akan tetapi masih dapat merangsang pembentukan zat anti (toxoid) untuk mencegah terjadinya penyakit difteri, pertusis, dan tetanus, yang diberikan 3 kali pada bayi usia 2-11 bulan dengan interval minimal 4 minggu.
4.    Imunisasi polio adalah imunisasi yang diberikan untuk menimbulkan kekebalan terhadap penyakit poliomyelitis yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada kaki, yang diberikan 4 kali pada bayi 0-11 bulan dengan interval minimal 4 minggu.
5.    Imunisasi campak adalah imunisasi yang diberikan untuk menimbulkan kekebalan kekebalan aktif terhadap penyakit campak karena penyakit ini sangat menular, yang diberikan 1 kali pada bayi usia 9-11 bulan.

Dari 5 imunisasi di atas ada juga imunisai lain yang tidak di wajibkan seperti : Tifus untuk mencegah terjangkit virus salmonela di berikan untuk anak di atas 2 tahun, Influenza untuk mencega terjangkit influenza, varisela untuk mencegah penyakit  cacar, hepatitis A untuk mencega penyakit virus hepatitis A di anjurkan anak di atas 2 tahun, HPV adalah imunisasi untuk mencegah kanker serviks di gunakan untuk perempuan.

Berikut ini Imunisasi di bedakan menurut Umur
Ø  Lahir < 1 tahun
BCG, polio, hepatitis B, DPT, campak, HiB, pneumokokus, rotavirus.
Ø  1 - 4 tahun
DPT, polio, MMR, tifoid, hepatitis A, varisela, influenza, HiB, pneumokokus.
Ø  5 - 12 tahun
DPT, polio, campak, MMR, tifoid, Hepatitis A, varisela, influenza, pneumokokus. 
Ø  12 - 18 tahun
TT, hepatitis B, (MM)R, tifoid, hepatitis A, varisela, influenza, pneumokokus, HPV
Ø  Lansia
Influenza, pneumokokus

Efek Samping Imunisai

Efek samping dari imunisasi tergolong ringan seperti bengkak pada suntikan, demam, mual, pusing, dan nyeri. Untuk efek samping yang tergolong besar, seperti kejang, jarang sekali terjadi.




Sunday, February 21, 2016

Alergi secara umum

ALERGI

Dalam kehidupan sehari-hari sebagian besar orang pasti sudah umum mengalami alergi sekitar 15% dari penduduk di dunia mengalami alergi, untuk mengerti tentang alergi baikla kita bahas, Apa sih alergi itu Alergi, alergi adalah perubahan daya reaksi tubuh terhadap suatu zat yang di peroleh pada kontak kemudian sebagai akibat terbentuknya kompleks antigen antibody.
Faktor pencetus alergi
  1. Debu
  2. Cuaca
  3. Obat
  4. Bakteri/mikroorganisme
  5. Makanan
  6. Asap rokok, serbuk sari, rambut dan buluh hewan
  7. Bahan2 kimia (Sabun, Sampo)

Gejala yang muncul saat alergi
  • Batuk
  • Bersin-bersin
  • Pilek
  • Ada ruam di kulit
  • Mata berair
  • Sesak nafas
  • Pembengkakan di bagian tubuh yang terjadi kontak langsung

Untuk membantu mengetahui penyebab alergi kita akan mengalami beberapa tes :
  1. Tes tusuk kulit (Skin Prick Test) fungsinya untuk mengetahui allergen terhadap yang dihirup seperti debu, asap rokok, serbuk bunga, tungau. Tes ini dilakukan untuk usia anak minimal 3 tahun
  2. Tes temple( Patch tes) mengetahui alergi yang disebabkan kontak terhadap bahan kimia, misalnya pada kasus penyakit dermatitis atau eksim
  3. Tes RAST (Radio Allergo Sorbent Test) Gunanya: mengetahui alergi terhadap alergen hirup dan alergen makanan.
  4. Tes kulit intrakutan Gunanya: untuk mengetahui alergi terhadap obat yang disuntikkan.
  5. Tes provokasi dan eliminasi makanan Gunanya: mengetahui alergi terhadap makanan tertentu.

Pengobatan

Carah yang paling ampuh adalah menghidarkan factor-faktor penyebab alergi tersebut, untuk pengobatan secara medis untuk  pada alergi bermacam-macam tergantung orang tersebut menderita alergi apa. 

Thursday, February 18, 2016

Ambien atau wasir menyiksaku

AMBIEN ATAU WASIR (HEMOROID)


Ambien atau wasir di dalam bahasa medisnya di sebut hemoroid bila orang mengalami penyakit ini sangat menganggu dalam aktifitas sebab penyakit ini muncul di daerah anus/dubur, penyakit ini banyak menyerang Mereka yang menghabiskan waktu seharian dengan duduk lama dan sedikit makan sayur-sayuran serta sedikit minum air puti. Hemoroid adalah pembengkakan yang tidak wajar/ distensi vena di daerah rectal yang tidak signifikan (D. D. Ignatavicius, 1998). Hemoroid di bagi dua yaitu hemoroid internal dan homorid external
Hemoroid internal dikelompokkan dalam 4 derajad :
  1.  Derajad I : Hemoroid menyebabkan perdarahan merah segar tanpa rasa nyeri sewaktu defekasi. Tidak terdapat prolaps dan pada pemeriksaan terlihat menonjol dalam lumen.
  2.  Derajad II : Hemoroid menonjol melalui kanal analis pada saat mengejan ringan tetapi dapat masuk kembali secara spontan.
  3.  Derajad III : Hemoroid akan menonjol saat mengejan dan harus didorong kembali sesudah defekasi.
  4. Derajad IV : Hemoroid menonjol keluar saat menegejan dan tidak dapat didorong masuk kembali.

Hemoroid  Eksternal
Adalah hemoroid yang menonjol keluar saat mengejan dan tidak dapat didorong masuk.
Hemoroid eksternal dikelompokkan dalam 2 kategori yaitu :
1.   Akut :  Bentuk hemoroid akut berupa pembengkakan bulat kebiruan pada pinggir anus dan sebenarnya merupakan hematoma. Walaupun disebut sebagai hemoroid trombosis eksterna akut. Bentuk ini sering sangat nyeri dan gatal karena ujung- ujung saraf pada kulit merupakan reseptor nyeri.
2.    Kronik : Sedangkan hemoroid eksterna kronik satu atau lebih lipatan kulit anus yang terdiri dari jaringan penyambung dan sedikit pembuluh darah.

Hemoroid disebabkan oleh beberapa hal :
  • Kongesti vena pleksus hemoroid
  • Keturunan/genetik
  • Tekanan abdomen yg berlebih (Konstipasi, sering mengedan, kehamilan)
  • Duduk yg terlalu lama
  •  Tumor rektal
  • Obesites
  • Hubungan seksualitas lewat anus
  • Berusia lebi 45 tahun
Tanda dan Gejala Pada Hemoroid :
a    Hemoroid internal
  1.   Munculnya benjolan di luar anus
  2.  Perdarahan saat buang air besar warna darah berwarna merah terang/warna darah segar. 
  3.  Rasa tak nyaman.
  4.  Gatal.

Hemoroid eksternal
  1. Rasa terbakar.
  2. Nyeri ( jika mengalami trombosis).
  3. Gatal.
Pengobatan pada Ambien atau wasir (Hemoroid)
Farmakologi
Menggunakan Ardium 500 mg dan plasebo 3×2 tablet selama 4 hari, lalu 2×2 tablet selama 3 hari. Pengobatan ini dapat memberikan perbaikan terhadap gejala inflamasi, kongesti, edema, dan prolaps.
Ada 3 pilihan operasi untuk ambeien atau wasir yang telah sering dan banyak di lakukan di indonesia dan di dunia tentunya . Tentu ada keuntungan dan kerugiannya :

1.    Mengangkat pile , ambeien atau wasir dengan membuang langsung jaringan nya ( haemorrhoidectomy ) Ini merupakan cara operasi sederhana dan sering di lakukan untuk kasus ambeien . Benjolan yang keluar di tarik keluar dan di klem dan di jahit dengan tehnik penjahitan tertentu, keunggulan tehnik ini tentulah , lebih murah dalam hal biaya dengan waktu pengerjaan yang tidak terlalu lama dan kekambuhan lebih rendah . Sebaliknya kerugian tindakan ini adalah : nyeri yang hebat dan lama akibat kulit dan otot bisa ikut terpotong , perdarahan lebih banyak , dan bisa terjadi penyempitan rongga anus.

2.    Dengan stapler haemorrhoid Merupakan cara yang lebih maju dengan bantuan alat yang dilakukan dengan menjahit benjolan di bagian dalam anus secara jelujur dan memasang alat stepler ditarik dan di jepit dalam hitungan menit maka jaringan langsung terpotong dan terjahit . waktu yang cukup lama hanya saat menjahit jelujur saja dan berdasarkan orang yang sering melakukan maka stepler itu sendiri hanya butuh waktu 20-30 menit untuk tenaga yang eksperient. Keuntunyannya painless , waktu pekerjaan yang singkat , perdarahan sangat minimal kecuali terjadi jahitan yang lepas atau tidak sempurna.Jarang mengenai otot dan kulit disekitar anus. Kerugiannya adalah Biaya alat lebih mahal berkisar 3 - 5 juta tergantung pilihan alat yang digunakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing merek.

3. HAL & RAR tekhnik HAL adalah Hemorrhoid Artery Ligation atau melakukan pengikatan arteri hemorrhoin  dan RAR merupakan Recto Anal Repair yaitu dengan memperbaiki daerah anus dan rektum alias muara usus besar. Keuntungan tehnik ini tentu ketepatan pembuluh yang akan dikat lebih akurat , perdarah lebih minimal dan sangat tidak nyeri. Kerugiannya tentu biaya yang sangat mahal dan alat yang sangat terbatas , denagn angka kekambuhan yang cukup besar karena kita tidak melakukan pemotongan jaringan ,dan waktu operasi yang lebih lama.

PERSALINAN


PERSALINAN (MELAHIRKAN)



Pada ibu yang sedang hamil pasti sangat menanti saat-saat melahirkan atau persalinan. Waktu persalinan normal tidak dapat di tentukan dengan pasti hanya dengan perkiraan atau biasa disebut dengan taksiran persalinan. Kebanyakan waktu persalinan pada  minggu ke 38 sampai  minggu ke 40. Ibu yang pertama kali  hamil dan calon ayah harus memiliki pengetahuan mengenai tanda-tanda persalinan agar dapat mempersiapkan kebutuhan saat persalinan.

Baiklah dalam artikel ini saya akan menjelaskan tanda-tanda persalinan. Sebelum kita berbicara ke pokok masalah, sebaiknya ibu hamil atau calon ibu harus tahu dulu apa itu persalinan. Persalinan normal menurut WHO adalah persalinan yang di mulai secara spontan, beresiko rendah pada awal persalinan dan tetap demikian selama proses persalinan bayi lahir secara spontan dalam presentasi belakang kepalap pada usia kehamilan 37-42 minggulengkap setelah persalinan ibu maupun bayi berada dalam kondisi sehat. . Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilancukup bulan 37-42 minggu, lahir spontan dengan presentasi  belakang kepala yang berlangsung 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin (Saifuddin, AB. 2010).



Menurut cara persalinan dibagi menjadi :
  1. Persalinan biasa atau normal (eutosia) adalah proses kelahiran janin pada kehamilan cukup bulan (aterm, 37-42 minggu), pada janin letak memanjang, presentasi belakang kepala yang disusul dengan pengeluaran plasenta dan seluruh proses kelahiran itu berakhir dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tindakan/pertolongan buatan dan tanpa komplikasi.
  2. Persalinan abnormal adalah persalinan pervaginam dengan bantuan alat-alat maupun melalui dinding perut dengan operasi caesarea.
Tanda dan Gejala Persalinan :

  1. Kekuatan HIS, Semakin lama semakin sering terjadi dan teratur dengan jarak kontraksi yang semakin pendek, mulai dari 15 menit sekali, kemudian 10 menit sekali, 2-4 kali dalam 10 menit dengan durasi (lamanya) 20-45 detik. His (Kontraksi) adalah serangkaian kontraksi rahim yang teratur karena otot-otot polos rahim yang berkerja dengan baik dan sempurna secara bertahap akan mendorong janin melalui serviks (rahim bagian bawah) dan vagina (Jalan Lahir) sehinga janin keluar dari rahim ibu.
  2. Dapat terjadi pengeluaran pembawa tanda melalui vagina (Jalan lahir) Yaitu : Pengeluaran lender, Lendir bercampur darah sedikit atau banyak
  3. Dapat disertai ketuban pecah (pecah spontan atupun rembes) warna air ketuban petih keruh seperti air kelapa
  4. Pada pemeriksaan dalam di jumpai perubahan serviks : Perubahan Cervix (mulut rahim), Pendataran cervix (mulut rahim), Pembukaan cervix (mulut rahim

Jika bunda mengalami salah satu dari tanda-tanda di atas, segera hubungi Dokter atau Bidan, atau segera datang ke Rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan.


Ditulis oleh : Bd. Nurul, SKM


Awas Demam Berdarah Mengintai Anak Anda

DENGUE HEMMORAGHIC FEVER/DEMAM BERDARAH PADA ANAK

DHF sering terjadi pada anak apalagi di saat musim hujan orang tua harus waspada terhadap penyakit yang paling sering mewaba di musim hujan ini, Demam Berdarah (Dengue Haemorrhagic Fever) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue (arbovirus) yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. (Suriadi, 2001 : 57)
Penyebab DHF adalah melalui gigitan nyamuk aedes aegypti serta menularkan  Virus dengue akan masuk ke dalam tubuh dan kemudian bereaksi dengan antibodi dan terbentuklah komplek virus antibodi, dalam sirkulasi akan mengakt,ivasi sistem komplemen. Akibat aktivasi C3 dan C5 akan dilepas C3a dan C5a, dua peptida yang berdaya untuk melepaskan histamin dan merupakan mediator kuat sebagai faktor meningginya permeabilitas dinding pembuluh darah dan menghilangkan plasma mealui endotel dinding itu.

Tanda dan Gejala
  1.   Sakit kepala
  2. Panas 2-7 hari tidak turun-turun
  3.  Mual
  4.  Nyeri otot
  5.  Hyperemia di tengorokan
  6.  Pegal seluruh tubuh
  7.  Gelisah
  8. Kejang
  9. Setelah hari ketiga biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali .
  10.  Mimisan

Menurut WHO, 1986 mengklasifikasikan DHF menurut derajat penyakitnya menjadi 4 golongan, yaitu :
Derajat I
Demam disertai gejala klinis lain, tanpa perdarahan spontan. Panas 2-7 hari, Uji tourniquet positif, trombositipenia, dan hemokonsentrasi.
Derajat II
Sama dengan derajat I, ditambah dengan gejala-gejala perdarahan spontan seperti petekie, ekimosis, hematemesis, melena, perdarahan gusi.
Derajat III
Ditandai oleh gejala kegagalan peredaran darah seperti nadi lemah dan cepat ( >120x/mnt ) tekanan nadi sempit ( £ 120 mmHg ), tekanan darah menurun, ( 120/80 ® 120/100 ® 120/110 ® 90/70 ® 80/70 ® 80/0 ® 0/0 )
Derajat IV
Nadi tidak teaba, tekanan darah tidak teatur ( denyut jantung ³ 140x/mnt ) anggota gerak teraba dingin, berkeringat dan kulit tampak biru.

Ciri-ciri nyamuk aedes aegepty :
  • Berwarna hitam dan belang-belang (loreng) putih pada seluruh tubuh .
  •  Berkembang biak pada tempat penampung air tergenang seperti: Bak mandi, Tempayan, Drum, Vas bunga, dan ban bekas dll
  •  Nyamuk aedes aegepty tidak dapat berkembang biak di selokan / got yang airnya langsung berhubungan dengan tanah .
  • Biasanya menggigit manusia di pagi hari
  •  Badannya kecil dan kalau hinggap badannya mendatar
  •  Suka di tempat yang terlindungi sinar matahari seperti pakaian yang tergantung dan air jernih
  •  Mampu terbang sampai 100m

Pencegahan Penyakit Demam Berdarah


  • Untuk mencegah, khususnya mencegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegepty yang merupakansarana penularn demam berdarh melakukan 3 M yaitu : 1.Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air, 3.Mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.
  •   Fongging atau pengasapan
  •   Abatisasi
Pengobatan Pada Demam berdarah

Pengobatan terhadap penyakit ini terutama di tujukan untuk mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok atau presyok dengan mengusahakanagar penderita banyak minum atau makan buah jambu bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui infus. Demam di usahkan diturunkan dengan kompres dingin atau antipiretik

Wednesday, February 17, 2016

Penyakit Asam Urat atau Arteritis

ASAM URAT (Gout/Arteritis)

Asam urat/Arteritis penyakit yang sering terjadi di orang  lansia penyakit ini jangan di remehkan karna kalau penyakit ini menyerang daerah yang diserang akan terasa sangat sakit , Asam Urat/Gout adalah penyakit metabolic yang ditandai dengan penumpukan asam urat yang nyeri pada tulang dan sendi, sangat sering ditemukan pada kaki bagian atas, pergelangan dan kaki bagian tengah ( Merkie, Carrie, 2005 ).

Penyebab Asam Urat
Penyebab utama terjadinya gout adalah karena adanya deposit/penimbunan Kristal asam urat dalam sendi. Penimbunan asam urat sering terjadi pada penyakit dengan metabolisme asam urat abnormal dan kelainan metabolic dalam pembentukan purin dan eksresi asam urat yang kurang dari ginjal.
Beberapa faktor lain yang mendukung seperti :
  1.  Faktor genetic seperti gangguan metabolisme purin yang menyebabkan asam urat berlebihan ( Hiperuricemia ), retensi asam urat atau keduanya.

2. Penyebab sekunder yaitu akibat obesitas, diabetes mellitus, hipertensi, gangguan ginjal
3.    Pembentukan asam urat yang berlebih
4.    Kurang asam urat melalui ginjal
5.    Gout primer renal terjadi karena eksresi asam urat di tubulus distal ginjal yang sehat.
6. Gout sekunder renal disebabkan oleh karena kerusakan ginjal misalnya glomeronefritis kronik atau gagal ginjal kronik.
Ada beberapa macam tanda dan gejala dari asam urat : Pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral.

Nilai Normal Asam Urat
Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu, penderita dimungkinkan mengalami hiperurisemia.

Pengaturan Daiet Penderita Asam urat
Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:
  1.  Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.
  2.  Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
  3.  Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

Pengobatan Pasien Asam Urat (Arteritis)
  1.   NSAIDs, seperti ibuprofen atau naproxen, secara umum diberikan untuk mengobati serangan berat dan mendadak, obat ini bisasanya menurunkan peradangan dan nyeri dalam beberapa jam.  Kortikosteroid, dapat diberikan pada orang yang tidak dapat menggunakan NSAIDs.
  2.  Steroid bekerja menurunkan peradangan. Steroid dapat di suntik (injeksi) langsung pada sendi yang terkena atau diminum dalam bentuk pil.
  3.  Colchicine sering juga digunakan untuk mengobati peradangan pada penyakit gout.
  4.   Allupurinol dapat menurunkan kadar asam urat dengan cara menekan produksi asam urat. Obat ini bekerja pada metabolisme asam urat dengan mencegah perubahan zat purine dalam makanan menjadi asam urat. Pengobatan ini tidak dianjurkan untuk orang dengan fungsi ginjal yang kurang, selain itu dapat menimbulkan efek samping seperti kemerahan dan kerusakan hati.

Tuesday, February 16, 2016

FLU SINGAPURA



 FLU SINGAPURA PADA ANAK-ANAK





            Kita semua pasti sering mendengar  tentang penyakit flu singapur tapi kita belum tahu apa yang dimaksud dengan flu singapura dan penyebabnya, serta tanda dan gejala. Baiklah dalam artikel ini kita akan membahas flu singapura agar kita semua memahami apa itu penyakit flu singapura. Hand, foot, and mout disease atau disingkat HFMD, jika dibahasa indonesiakan menjadi penyakit KTM (Kaki Tangan Mulut) karena salah satu ciri penyakit ini adalah adanya lepuhan pada kaki, tangan, dan mulut. Kenapa penyakit ini disebut dengan flu singapur karna Virus ini perna menyerang dan mewabah di singapur jadi penyakit ini popular di singapur.  Hand-Foot-Mouth disease adalah penyakit anak-anak yang umum terjadi. Gejalanya berupa luka pada mulut, demam, dan rash. Biasanya disebabkan oleh coxsackievirus A16. Akan tetapi tidak semua anak-anak yang terinfeksi virus ini  menunjukkan ketiga gejala Hand-Foot-Mouth disease ini.

HFMD sering keliru dengan penyakit Foot-and-Mouth disease (Hoof-and-Mouth disease) yang terjadi pada lembu, domba, dan babi. Padahal keduanya merupakan dua macam penyakit yang berbeda dan tidak berhubungan, keduanya disebabkan oleh virus yang berbeda. Manusia tidak dapat tertular penyakit yang diderita oleh binatang dan demikian juga sebaliknya. Penyakit ini sering melanda anak dibawa umur 10 tahun.


Cara Penularan

Penularannya melalui jalur fekal-oral (pencernaan) dan saluran pernapasan, yaitu dari droplet (butiran ludah), pilek, air liur, tinja, cairan vesikel (kelainan kulit berupa gelembung kecil berisi cairan) atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tidak ada vektor tetapi ada pembawa (carrier) seperti lalat dan kecoa. Penyakit ini memberi imunitas spesifik, namun anak dapat terkena PTKM lagi oleh virus strain Enterovirus lainnya. Masa Inkubasi 2 - 5 hari. Penyakit ini paling menular dalam satu minggu pertama.


Tanda dan Gejala

1.    Gejala Prodromal (12-36 jam) :

a.    Demam tidak tinggi±38,3 derajat C selama 2-3 hari

b.    Anoreksia/ Gangguan makan

c.    Malaise (feeling sick)

d.    Nyeri perut

e.    Sakit pada mulut dan tenggorokan

f.     Batuk dan pilek

g.    Lesi pada tangan dan kaki; 5-7 hari

h.    Lesi mukosa dan kulit sembuh spontan dalam 5-7 hari

i.   Kadang-kadang : demam tinggi, sangat lemah, diare, atralgia, miokarditis dan pneumonia, meaningoencephalitis.

2.    Adapun gambaran klinik Lesi di mulut :

a.    Macula, vesikel 2-3 mm dasar eritem

b.    Vesikel jarang terlihat, segera menjadi ulkus

c.    Ulkus terasa nyeri ditambah dengan rasa tidak nyaman ketika makan

d.   Jumlah ulkus 5-10

e.   Terlihat pada palatum, mukosa pipi, gusi, lidah, uvula, tonsil.

3.    Adapun gambaran klinik lesi di kulit :

a.  Lokasi khas yaitu tangan, kaki, bokong dan kadang-kadang di lengan.

b.  Jumlah lesi di tangan > jumlah lesi di kaki

c.  Jumlah lesi di dorsal dan sisi samping jari-jari>jumlah lesi di palmar

d.  Makula eritem 2-10 mm kemudian berubah menjadi vesikel sentral oval berwarna abu-abu

e.  Lesi asimtomatik, hilang 3-7 hari

f.   22% cervikal/submandibular limfadenopati.

4.    Gejala yang cukup berat tersebut antara lain :

a.  Hiperpireksia, yaitu demam tinggi dengan suhu lebih dari 39oC.

b.  Demam tidak turun-turun

c.  Takikardia (denyut nadi menjadi cepat)

d.  Takipnea, yaitu napas jadi cepat dan sesak

e.  Anoreksia, muntah, atau diare berulang disertai dehidrasi.

f.   Letargi, lemas, dan terus mengantuk

g.  Nyeri pada leher, lengan, dan kaki.

h.  Kejang-kejang, atau terjadi kelumpuhan pada saraf cranial

i.   Keringat dingin

j.   Fotofobia (tidak tahan melihat sinar)

k.  Ketegangan pada daerah perut

l.   Halusinasi atau gangguan kesadaran


Pengobatan

Berikut ini merupakan cara – cara pengobatan penyakit HFMD:

1.   Istirahat yang cukup

2.   Pengobatan spesifik tidak ada, jadi hanya diberikan secara simptomatik saja berdasarkan keadaan klinis yang ada.

3.   Dapat diberikan:

4.   Immunoglobulin IV (IGIV), pada pasien imunokompromis atau neonatus

5.   Extracorporeal membrane oxygenation.

6.   Pengobatan simptomatik:

a.   Antiseptik di daerah mulut

b.   Antipiretik

c.   Analgesik misal parasetamol

d.   Antibiotika jika infeksi kulit

e.   Cairan cukup untuk dehidrasi yang disebabkan sulit minum dan  karena demam

f.   Pengobatan suportif lainnya

Penyakit ini merupakan self limiting diseases, yaitu penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya, dalam 7-10 hari.


Pencegahan

Cuci tangan dengan seksama Pastikan untuk mencuci tangan sering dan menyeluruh, terutama setelah menggunakan toilet atau mengganti popok. Dan sebelum menyiapkan makanan dan makan. Bila sabun dan air tidak tersedia, gunakan lap tangan atau gel diobati dengan membunuh kuman alkohol. Kalu perlu dalam keadaan seperti ini bila bersekolah dan bepergian ke tempat umum menyediakan tisu basah atau hand wash anti septik.


Disinfeksi Area publik. Bersihkan dengan cermat daerah area publik  dengan sabun dan air, lalu dengan larutan diencerkan pemutih klorin, sekitar 1/4 gelas (59 ml) dari pemutih untuk 1 galon (3,79 liter) air. Pusat perawatan anak harus mengikuti jadwal ketat pembersihan dan desinfeksi semua area umum, termasuk item bersama seperti mainan, karena virus dapat hidup di benda-benda ini selama berhari-hari. Bersihkan dot bayi Anda sering.


Ajarkan kebersihan yang baik. Tunjukkan anak Anda bagaimana untuk menerapkan kesehatan yang baik dan bagaimana menjaga diri mereka bersih.  Jelaskan kepada mereka  untuk tidak menempatkan jari, tangan atau benda lain di mulut mereka.


Mengisolasi orang menular. Karena infeksi ini sangat menular secara cepat maka harus dibatasi kontak terhadap orang lain. Hindari kontak erat seperti mencium, memeluk, atau berbagi peralatan makan atau gelas dengan orang yang terinfeksi. Hindari penderita infeksi KTM dari  penitipan anak atau sekolah sampai gejala demam hilang dan mulut luka telah sembuh.  Bila perlu anak tidak bersekolah selama satu minggu setelah timbul rash sampai panas hilang. Pasien sebenarnya tak perlu diasingkan karena ekskresi virus tetap berlangsung beberapa minggu setelah gejala hilang, yang penting menjaga kebersihan perorangan. Di Rumah sakit “Universal Precaution” harus dilaksanakan. Penyakit ini belum dapat dicegah dengan vaksin (Imunisasi)