Showing posts with label Penyakit yang sering dialami pada anak. Show all posts
Showing posts with label Penyakit yang sering dialami pada anak. Show all posts

Thursday, February 18, 2016

Awas Demam Berdarah Mengintai Anak Anda

DENGUE HEMMORAGHIC FEVER/DEMAM BERDARAH PADA ANAK

DHF sering terjadi pada anak apalagi di saat musim hujan orang tua harus waspada terhadap penyakit yang paling sering mewaba di musim hujan ini, Demam Berdarah (Dengue Haemorrhagic Fever) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue (arbovirus) yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. (Suriadi, 2001 : 57)
Penyebab DHF adalah melalui gigitan nyamuk aedes aegypti serta menularkan  Virus dengue akan masuk ke dalam tubuh dan kemudian bereaksi dengan antibodi dan terbentuklah komplek virus antibodi, dalam sirkulasi akan mengakt,ivasi sistem komplemen. Akibat aktivasi C3 dan C5 akan dilepas C3a dan C5a, dua peptida yang berdaya untuk melepaskan histamin dan merupakan mediator kuat sebagai faktor meningginya permeabilitas dinding pembuluh darah dan menghilangkan plasma mealui endotel dinding itu.

Tanda dan Gejala
  1.   Sakit kepala
  2. Panas 2-7 hari tidak turun-turun
  3.  Mual
  4.  Nyeri otot
  5.  Hyperemia di tengorokan
  6.  Pegal seluruh tubuh
  7.  Gelisah
  8. Kejang
  9. Setelah hari ketiga biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali .
  10.  Mimisan

Menurut WHO, 1986 mengklasifikasikan DHF menurut derajat penyakitnya menjadi 4 golongan, yaitu :
Derajat I
Demam disertai gejala klinis lain, tanpa perdarahan spontan. Panas 2-7 hari, Uji tourniquet positif, trombositipenia, dan hemokonsentrasi.
Derajat II
Sama dengan derajat I, ditambah dengan gejala-gejala perdarahan spontan seperti petekie, ekimosis, hematemesis, melena, perdarahan gusi.
Derajat III
Ditandai oleh gejala kegagalan peredaran darah seperti nadi lemah dan cepat ( >120x/mnt ) tekanan nadi sempit ( £ 120 mmHg ), tekanan darah menurun, ( 120/80 ® 120/100 ® 120/110 ® 90/70 ® 80/70 ® 80/0 ® 0/0 )
Derajat IV
Nadi tidak teaba, tekanan darah tidak teatur ( denyut jantung ³ 140x/mnt ) anggota gerak teraba dingin, berkeringat dan kulit tampak biru.

Ciri-ciri nyamuk aedes aegepty :
  • Berwarna hitam dan belang-belang (loreng) putih pada seluruh tubuh .
  •  Berkembang biak pada tempat penampung air tergenang seperti: Bak mandi, Tempayan, Drum, Vas bunga, dan ban bekas dll
  •  Nyamuk aedes aegepty tidak dapat berkembang biak di selokan / got yang airnya langsung berhubungan dengan tanah .
  • Biasanya menggigit manusia di pagi hari
  •  Badannya kecil dan kalau hinggap badannya mendatar
  •  Suka di tempat yang terlindungi sinar matahari seperti pakaian yang tergantung dan air jernih
  •  Mampu terbang sampai 100m

Pencegahan Penyakit Demam Berdarah


  • Untuk mencegah, khususnya mencegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegepty yang merupakansarana penularn demam berdarh melakukan 3 M yaitu : 1.Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air, 3.Mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.
  •   Fongging atau pengasapan
  •   Abatisasi
Pengobatan Pada Demam berdarah

Pengobatan terhadap penyakit ini terutama di tujukan untuk mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok atau presyok dengan mengusahakanagar penderita banyak minum atau makan buah jambu bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui infus. Demam di usahkan diturunkan dengan kompres dingin atau antipiretik

Tuesday, February 16, 2016

FLU SINGAPURA



 FLU SINGAPURA PADA ANAK-ANAK





            Kita semua pasti sering mendengar  tentang penyakit flu singapur tapi kita belum tahu apa yang dimaksud dengan flu singapura dan penyebabnya, serta tanda dan gejala. Baiklah dalam artikel ini kita akan membahas flu singapura agar kita semua memahami apa itu penyakit flu singapura. Hand, foot, and mout disease atau disingkat HFMD, jika dibahasa indonesiakan menjadi penyakit KTM (Kaki Tangan Mulut) karena salah satu ciri penyakit ini adalah adanya lepuhan pada kaki, tangan, dan mulut. Kenapa penyakit ini disebut dengan flu singapur karna Virus ini perna menyerang dan mewabah di singapur jadi penyakit ini popular di singapur.  Hand-Foot-Mouth disease adalah penyakit anak-anak yang umum terjadi. Gejalanya berupa luka pada mulut, demam, dan rash. Biasanya disebabkan oleh coxsackievirus A16. Akan tetapi tidak semua anak-anak yang terinfeksi virus ini  menunjukkan ketiga gejala Hand-Foot-Mouth disease ini.

HFMD sering keliru dengan penyakit Foot-and-Mouth disease (Hoof-and-Mouth disease) yang terjadi pada lembu, domba, dan babi. Padahal keduanya merupakan dua macam penyakit yang berbeda dan tidak berhubungan, keduanya disebabkan oleh virus yang berbeda. Manusia tidak dapat tertular penyakit yang diderita oleh binatang dan demikian juga sebaliknya. Penyakit ini sering melanda anak dibawa umur 10 tahun.


Cara Penularan

Penularannya melalui jalur fekal-oral (pencernaan) dan saluran pernapasan, yaitu dari droplet (butiran ludah), pilek, air liur, tinja, cairan vesikel (kelainan kulit berupa gelembung kecil berisi cairan) atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tidak ada vektor tetapi ada pembawa (carrier) seperti lalat dan kecoa. Penyakit ini memberi imunitas spesifik, namun anak dapat terkena PTKM lagi oleh virus strain Enterovirus lainnya. Masa Inkubasi 2 - 5 hari. Penyakit ini paling menular dalam satu minggu pertama.


Tanda dan Gejala

1.    Gejala Prodromal (12-36 jam) :

a.    Demam tidak tinggi±38,3 derajat C selama 2-3 hari

b.    Anoreksia/ Gangguan makan

c.    Malaise (feeling sick)

d.    Nyeri perut

e.    Sakit pada mulut dan tenggorokan

f.     Batuk dan pilek

g.    Lesi pada tangan dan kaki; 5-7 hari

h.    Lesi mukosa dan kulit sembuh spontan dalam 5-7 hari

i.   Kadang-kadang : demam tinggi, sangat lemah, diare, atralgia, miokarditis dan pneumonia, meaningoencephalitis.

2.    Adapun gambaran klinik Lesi di mulut :

a.    Macula, vesikel 2-3 mm dasar eritem

b.    Vesikel jarang terlihat, segera menjadi ulkus

c.    Ulkus terasa nyeri ditambah dengan rasa tidak nyaman ketika makan

d.   Jumlah ulkus 5-10

e.   Terlihat pada palatum, mukosa pipi, gusi, lidah, uvula, tonsil.

3.    Adapun gambaran klinik lesi di kulit :

a.  Lokasi khas yaitu tangan, kaki, bokong dan kadang-kadang di lengan.

b.  Jumlah lesi di tangan > jumlah lesi di kaki

c.  Jumlah lesi di dorsal dan sisi samping jari-jari>jumlah lesi di palmar

d.  Makula eritem 2-10 mm kemudian berubah menjadi vesikel sentral oval berwarna abu-abu

e.  Lesi asimtomatik, hilang 3-7 hari

f.   22% cervikal/submandibular limfadenopati.

4.    Gejala yang cukup berat tersebut antara lain :

a.  Hiperpireksia, yaitu demam tinggi dengan suhu lebih dari 39oC.

b.  Demam tidak turun-turun

c.  Takikardia (denyut nadi menjadi cepat)

d.  Takipnea, yaitu napas jadi cepat dan sesak

e.  Anoreksia, muntah, atau diare berulang disertai dehidrasi.

f.   Letargi, lemas, dan terus mengantuk

g.  Nyeri pada leher, lengan, dan kaki.

h.  Kejang-kejang, atau terjadi kelumpuhan pada saraf cranial

i.   Keringat dingin

j.   Fotofobia (tidak tahan melihat sinar)

k.  Ketegangan pada daerah perut

l.   Halusinasi atau gangguan kesadaran


Pengobatan

Berikut ini merupakan cara – cara pengobatan penyakit HFMD:

1.   Istirahat yang cukup

2.   Pengobatan spesifik tidak ada, jadi hanya diberikan secara simptomatik saja berdasarkan keadaan klinis yang ada.

3.   Dapat diberikan:

4.   Immunoglobulin IV (IGIV), pada pasien imunokompromis atau neonatus

5.   Extracorporeal membrane oxygenation.

6.   Pengobatan simptomatik:

a.   Antiseptik di daerah mulut

b.   Antipiretik

c.   Analgesik misal parasetamol

d.   Antibiotika jika infeksi kulit

e.   Cairan cukup untuk dehidrasi yang disebabkan sulit minum dan  karena demam

f.   Pengobatan suportif lainnya

Penyakit ini merupakan self limiting diseases, yaitu penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya, dalam 7-10 hari.


Pencegahan

Cuci tangan dengan seksama Pastikan untuk mencuci tangan sering dan menyeluruh, terutama setelah menggunakan toilet atau mengganti popok. Dan sebelum menyiapkan makanan dan makan. Bila sabun dan air tidak tersedia, gunakan lap tangan atau gel diobati dengan membunuh kuman alkohol. Kalu perlu dalam keadaan seperti ini bila bersekolah dan bepergian ke tempat umum menyediakan tisu basah atau hand wash anti septik.


Disinfeksi Area publik. Bersihkan dengan cermat daerah area publik  dengan sabun dan air, lalu dengan larutan diencerkan pemutih klorin, sekitar 1/4 gelas (59 ml) dari pemutih untuk 1 galon (3,79 liter) air. Pusat perawatan anak harus mengikuti jadwal ketat pembersihan dan desinfeksi semua area umum, termasuk item bersama seperti mainan, karena virus dapat hidup di benda-benda ini selama berhari-hari. Bersihkan dot bayi Anda sering.


Ajarkan kebersihan yang baik. Tunjukkan anak Anda bagaimana untuk menerapkan kesehatan yang baik dan bagaimana menjaga diri mereka bersih.  Jelaskan kepada mereka  untuk tidak menempatkan jari, tangan atau benda lain di mulut mereka.


Mengisolasi orang menular. Karena infeksi ini sangat menular secara cepat maka harus dibatasi kontak terhadap orang lain. Hindari kontak erat seperti mencium, memeluk, atau berbagi peralatan makan atau gelas dengan orang yang terinfeksi. Hindari penderita infeksi KTM dari  penitipan anak atau sekolah sampai gejala demam hilang dan mulut luka telah sembuh.  Bila perlu anak tidak bersekolah selama satu minggu setelah timbul rash sampai panas hilang. Pasien sebenarnya tak perlu diasingkan karena ekskresi virus tetap berlangsung beberapa minggu setelah gejala hilang, yang penting menjaga kebersihan perorangan. Di Rumah sakit “Universal Precaution” harus dilaksanakan. Penyakit ini belum dapat dicegah dengan vaksin (Imunisasi)

DEMAM PADA ANAK



                 DEMAM PADA ANAK




Demam adalah suatu carah tubuh kita sedang melawan infeksi atau penyakit, kuman. saat suhu tubuh yang tinggi dapat membunuh virus. Dalam istilah kesehatan medis seorang anak dikatakan demam itu  bila suhunya lebih dari 37,5° C. Saat demam bunda harus memantau kondisi aktifitas  anaknya kondisi makan, minum, Demam akan lebih sering terjadi pada bayi di bawah lima tahun dibandingkan pada anak yang lebih tua. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan pada bayi belum terbentuk dengan baik. Demam yang tinggi atau berkelanjutan pada bayi perlu diwaspadai karena sistem pengaturan suhu tubuh mereka belum berkembang dengan sempurna. Demam bukanlah suatu penyakit tetapi demam adalah gejala dan yang terpenting cari penyebabnya kenapa anak bias demam, contoh penyebabnya karena infeksi virus seperti ISPA (flu dan batuk).

Penyebab demam pada anak
·     Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) : bisa disebabkan oleh bakteri atau virus. Mulai dari pilek, flu,  hingga radang tenggorokan.
·       Terjadi pertumbuhan gigi baru pada anak.
·       Efek samping imunisasi.
·       Sinusitis.
·       Diare akibat makanan yang terkontaminasi (gastroentritis).
·       Disentri.
·       Tifus.
·       Cacar air.
·       Demam berdarah.
·       Malaria.
·       Infeksi saluran kemih.
·       Pneumonia: inflamasi pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi.
·       Meningitis atau radang selaput otak.
·       Septikemia atau infeksi darah.

Carah mengatasi Demam pada Anak
1.    Obat penurun Panas
Menggunaan obat penurun panas bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh dan membuat anak merasa lebih nyaman, namun tidak efektif untuk mencegah kejang demam. Obat yang paling aman untuk anak adalah Paracetamol
2.    Tirah baring
Istrirahat yang cukup agar cepat menurunkan demam pada anak
3.    Kompres air hangat
Hindari kompres dengan air dingin atau alcohol karna dapat terhirup oleh anak
4.    Pastikan anak sering minum air putih
Pada anak yang sedang demam biasanya mengalami dehidrasi
5.    Berikan asupan gizi yang baik agar menigkatkan imun anak
6.    Ketika mandi gunakan air hangat
7.    Jaga suhu ruangan tetap nyaman, tidak terlalu dingin atau panas.
8.    Beri anak yang demam pakaian yang tipis serta selimut tipis.
9.    Gunakan Termometer
Alat yang satu ini berguna untuk mengukur tingginya panas tubuh si penderita demam. Dengan alat ini, Anda bisa tahu berapa derjat suhu tubuh Anda sehingga membantu Anda memutuskan untuk berobat ke rumah sakit atau menanganinya sendiri saja.

Kapan waktunya anda membawa anak anda ke dokter :
1.    Suhu anak anda melebihi 39 C
2.    Anak anda demam melebihi selama tiga hari
3.    Disertai kejang
4.    TIdak mau minum sama sekali akan mengakibatkan Dehidrasi
5.    Muntah berlebihan, kencing berkurang dan gelisah


Wednesday, February 10, 2016

ISPA PADA ANAK




ISPA  PADA ANAK

(INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT)


         
          
          Dalam artikel ini saya akan menjelaskan apa itu penyakit ISPA karna penyakit ini paling sering di derita pada anak-anak dan sangat menular. Baikla kita bahas duluh apa itu : ISPA adalah radang akut pernapasan atas dan bawah yang disebabkan infeksi jasad renik atau bakteri, virus, maupun riketsia, tanpa atau disertai radang parenkim paru (Alsagaf, 2009) . ISPA juga termasuk penyebab utama untuk  angka kematian anak umur di bawah 5 tahun.

       Kemudian untuk penyebab ISPA adalah : Pada stadium awal, gejalanya berupa rasa panas, kering dan gatal dalam hidung, yang kemudian diikuti bersin terus menerus, hidung tersumbat dengan ingus encer serta demam dan nyeri kepala. Permukaan mukosa hidung tampak merah dan membengkak. Infeksi lebih lanjut membuat sekret menjadi kental dan sumbatan di hidung bertambah. Bila tidak terdapat komplikasi, gejalanya akan berkurang sesudah 3-5 hari. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah sinusitis, faringitis, infeksi telinga tengah, infeksi saluran tuba eustachii, hingga bronkhitis dan pneumonia (radang paru) bila kondisi semakin bertambah parah cepat-cepat bawa anak anda ke dokter.

          Penyakit ISPA dapat menular melalui udara yang telah tercemar, bibit penyakit masuk kedalam tubuh melalui saluran pernafasan, oleh sebab itu maka penyakit ISPA ini termasuk golongan Air Borne Disease. Penularan melalui udara dimaksudkan adalah cara penularan yang terjadi tanpa kontak dengan penderita maupun dengan benda terkontaminasi. Sebagian besar penularan melalui udara dapat pula menular melalui kontak langsung, namun tidak jarang penyakit yang sebagian besar penularannya adalah karena menghisap udara yang mengandung unsur penyebab atau mikroorganisme penyebab.

Cara mencegah penyakit ISPA pada anak :

-          Menjaga keadaan gizi agar tetap baik.
-          Imunisasi.
-          Menjaga kebersihan prorangan dan lingkungan.
-          Mencegah anak berhubungan dengan penderita ISPA





Penanganan ISPA

         Banyak penyakit infeksi saluran napas yang dikelompokkan ke dalam ISPA. Oleh karena itu kita perlu mengetahui apa sebetulnya penyakit infeksi yang dialami anak kita. Apakah common cold, influenza, atau pneumonia? Apakah penyakit tersebut disebabkan infeksi virus atau bakteri? Diagnosis yang spesifik beserta penyebabnya akan menentukan penanganan selanjutnya. Sebagai contoh, apabila anak kita sakit common cold, maka anak kita cukup memerlukan istirahat, nutrisi dan minum yang cukup, dan obat penurun panas bila demam. Namun bila anak kita menderita pneumonia bakterial, maka ia memerlukan antibiotik dan mungkin juga perawatan di rumah sakit.


Berikut ini beberapa tips untuk penanganan ISPA secara umum:

-         Istirahat yang cukup
-         Berikan anak minum lebih banyak, terutama bila anak batuk dan demam
-         Berikan obat penurun panas bila demam
-        Hindari penularan ke orang lain. Cara untuk menghindari penularan: menutup mulut dan    hidung bila batuk/bersin, cuci tangan dengan sabun setelah batuk/bersin, gunakan masker  (bila anak cukup kooperatif), hindari kontak terlalu dekat dengan bayi atau manular.
-       Hindari pemberian obat batuk/pilek pada anak. Diskusikan dengan dokter anda mengenai  manfaat dan risiko obat tersebut apabila akan diberikan pada anak anda (lihat artikel  Batuk).
-        Kenali tanda-tanda gawat darurat
-        Berikan makanan yang bergizi
-  Tidak di sarankan untuk memakai pakaian terlalu tebal dan selimut karna dapat mengahambat keluarnya panas